Rabu, 15 November 2017

Tugas Softskill 2 bagian kedua

Pengalaman pribadi mengenai sikap “Membangun Motivasi Diri Sendiri”
               
Nama saya Agung Kurniawan dari universitas gunadarma, di sini saya akan mencoba untuk bercerita tentang pengalaman pribadi saya mengenai cara untuk memotivasi diri sendiri berdasarkan pengalaman pribadi. saat saya duduk di bangku sekolah dasar (SD) saya sangat menyukai bermain game, di jaman saya game dulu hanya ada nintendo dan playstation yang saya tau. Saking seringnya saya bermain game, saya jadi jarang belajar alhasil setelah lulus sd nilai saya buruk yang mengharuskan saya masuk Sekolah Menengah Pertama (SMP) swasta padahal saya menargetkan untuk masuk negeri. Kemudian saya memotivasi diri saya dengan cara mengembangkan tujuan saya, dari yang tadinya hanya masuk negri saja, menjadi masuk negri dengan lulusan terbaik dan mendapatkan jurusan (IPA) Ilmu Pengetahuan alam walaupun kedengaranya susah dan tidak lupa juga di bekali dengan belajar yang giat.
          Ketika menginjak di bangku Sekolah Menengah Atas (SMA) akhirnya, tujuan saya berhasil tercapai yaitu masuk SMA negri jurusan Ilmu Pengetahuan Alam(IPA), walaupun tidak menjadi lulusan terbaik. Karena mendapatkan jurusan IPA saya di beri hadiah motor oleh orang tua saya. Ketika masuk sma saya mulai ketagihan bermain game kembali, seiring perkembangan jaman, orang-orang yang tadinya bermain game playstation beralih menjadi bermain game online yang ada di komputer, saya pun juga bermain game komputer dan menghabiskan banyak uang. Saya pun juga jadi sering bolos sekolah akibat bermain game online di warung internet (Warnet) .Siang malam saya habiskan waktu untuk bermain game online yang mengharuskan saya masuk rumah sakit, karena menderita demam berdarah. Karena pertama kalinya saya masuk rumah sakit, jadi saya sangat takut apalagi penyakit demam berdarah banyak memakan korban. Karena sel keping darah merah (Trombosit) saya yang terus menurun di situ lah saya terpikir jika ajal menjemput saya. Dari pikiran tersebut saya jadi termotivasi untuk berbuat hal yang baik-baik kalau saya sembuh nanti. Jadi intinya berpikiran yang buruk juga dapat menimbulkan motivasi. Ketika saya sembuh mencoba untuk melakukan hal-hal yang baik walaupun pelan-pelan. Pertama dengan cara mulai mengurangi main game online. Kemudian rajin beribadah di masjid
          Ketika lulus SMA saya meneruskan pendidikan saya ke jenjang yang lebih tinggi lagi yaitu Perguruan tinggi, saya coba mendaftar ke perguran tinggi negri yaitu (UNY)Universitas Negri Yogyakarta, (Unbraw)Universitas Brawijaya Malang dan (UNJ)Universitas Negri Jakarta. Dari semua universitas negri yang saya daftarkan semua nya jurusan di bidang IPA. Ketika ujian masuk perguruan tinggi datang saya mengerjakan soal-soal tersebut kurang maksimal, yang mengakibatkan saya gagal mendapatkan universitas negri tersebut, jadi apa boleh buat saya masuk Universitas swasta dan saya memilih Universitas Gunadarma jurusan Teknik Informatika (TI). Mengapa saya memilih jurusan tersebut, karena jurusan TI adalah jurusan terbaik di universitas tersebut dan saya sangat menyukai game. Pertengahan semester 1 saya merasa kurang cocok di jurusan ini karena pelajaranya yang susah, memang ini semua salah saya, karena saya memilih jurusan ini hanya karena saya cuma suka bermain game,harusnya saya mencari-cari info terlebih dahulu tentang bagaimana pemblajaran di jurusan TI. Dari keterpurukan itu muncul motivasi bahwa “saya harus bisa” saya tidak boleh kalah dengan yang lain. Cara mewujudkan motivasi itu adalah dengan cara belajar dengan giat dan tetap fokus. Setelah tingkat 2 saya mendapatkan banyak teman baru karena, kelasnya di acak lagi. Di kelas yang baru ini saya banyak menghabiskan waktu untuk berkumpul dengan teman setiap hari hingga larut malam. Kemudian saya menjadi jarang masuk kelas praktikum yang mengakibatkan nilai saya di tingkat 2 ini buruk.

          Ketika masuk ke tingkat 3 saya harus bangkit dan memperbaiki nilai-nilai saya yang buruk, saya memotivasi diri saya untuk meninggalkan teman-teman saya yang tidak dapat membatu saya untuk menjadi lebih baik lagi. Karena teman yang baik pasti akan mendorong kita untuk menjadi yang lebih baik dan banyak motivasi. Jadi intinya motivasi ini bisa datang dari hal-hal yang tidak terduga, atau bahkan hal-hal yang di anggap tidak penting, oleh karena itu motivasi lah diri anda sendiri agar berguna bagi orang-orang di sekitar anda. Jangan lupa juga untuk terus berusaha agar menjadi pribadi yang lebih baik lagi serta banyak berdoa.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar