Pengertian Pandangan Hidup dan Ideologi
Pandangan Hidup
Pandangan Hidup adalah pendapat atau pertimbagan yanag
dijadikan pegangan, pedoman, arahan, petunjuk hidup di dunia.
Pendapat atau pertimbangan itu hasil pemikiran manusia berdasarkan pengalaman sejarah menurut waktu dan tempat hidupnya.
Pendapat atau pertimbangan itu hasil pemikiran manusia berdasarkan pengalaman sejarah menurut waktu dan tempat hidupnya.
Pengertian Ideologi
Ideologi adalah ide atau gagasan. Kata ideologi sendiri
diciptakan oleh Antoine Destutt de
Tracy pada akhir abad ke-18 untuk
mendefinisikan "sains tentang ide". Ideologi
dapat dianggap sebagai visi yang komprehensif, sebagai
cara memandang segala sesuatu (bandingkan Weltanschauung), secara
umum (lihat Ideologi dalam kehidupan sehari hari) dan beberapa arah filosofis
(lihat Ideologi politis), atau sekelompok ide yang diajukan oleh kelas yang
dominan pada seluruh anggota masyarakat. Tujuan untama di balik ideologi adalah
untuk menawarkan perubahan melalui proses pemikiran normatif. Ideologi adalah
sistem pemikiran abstrak (tidak hanya sekadar pembentukan ide) yang diterapkan
pada masalah publik sehingga membuat konsep ini menjadi inti politik. Secara
implisit setiap pemikiran politik mengikuti sebuah ideologi walaupun tidak
diletakkan sebagai sistem berpikir yang eksplisit. (definisi ideologi Marxisme).
Pengertian Cita-cita
Cita-cita
Cita-cita menurut definisi adalah keinginan, harapan, atau tujuan yang selalu ada dalam pikiran. Tidak ada orang hidup. tanpa cita-cita, tanpa berbuat kebajikan, dan tanpa sikap hidup.
Cita-cita itu perasaan hati yang merupakan suatu keinginan yang ada dalam hati. Cita-cita yang merupakan bagian atau salah satu unsur dari pandangan hidup manusia, yaitu sesuatu yang ingin digapai oleh manusia melalui usaha. Sesuatu bisa disebut dengan cita-cita apabila telah terjadi usaha untuk mewujudkan sesuatu yang dianggap cita-cita itu.
Cita-cita menurut definisi adalah keinginan, harapan, atau tujuan yang selalu ada dalam pikiran. Tidak ada orang hidup. tanpa cita-cita, tanpa berbuat kebajikan, dan tanpa sikap hidup.
Cita-cita itu perasaan hati yang merupakan suatu keinginan yang ada dalam hati. Cita-cita yang merupakan bagian atau salah satu unsur dari pandangan hidup manusia, yaitu sesuatu yang ingin digapai oleh manusia melalui usaha. Sesuatu bisa disebut dengan cita-cita apabila telah terjadi usaha untuk mewujudkan sesuatu yang dianggap cita-cita itu.
Makna Sikap Hidup
Sikap hidup adalah suatu keadaan hati untuk menghadapi
hidup ini. Apakah kita mempunyai sikap yang positif atau yang negatif. atau
kita mempunyai sikap optimis atau pesimis?
Sikap itu ada
didalam diri kita masing-masing dan hanya kita sendiri yang tahu.orang lain
akan baru tahu setelah kita bertindak. Sikap itu sangat penting, setiap manusia
mempunyai sikap dan sudah tentu tiap-tiap orang berbeda sikapnya. Sikap dapat dibentuk
sesuai kemauan dan keinginan yang membentuknya.
Sikap juga dapat berubah dikarenakan situasi, kondisi, dan juga lingkungan. Dalam menghadapi kehidupan, manusia selalu menghadapi manusia lain atau menghadapi sekelompok manusia. Ada beberapa sikap etis dan non etis. Sikap etis disebut juga sikap positif, dan sikap non etis disebut juga sikap negatif.
Sikap juga dapat berubah dikarenakan situasi, kondisi, dan juga lingkungan. Dalam menghadapi kehidupan, manusia selalu menghadapi manusia lain atau menghadapi sekelompok manusia. Ada beberapa sikap etis dan non etis. Sikap etis disebut juga sikap positif, dan sikap non etis disebut juga sikap negatif.
Hubungam Manusia dan Pandangan Hidup
Manusia adalah makhluk Tuhan yang diberikan akal dan
pikiran, serta hati.secara psikologi karakter manusia terbentuk dari tiga
unsur, yaitu pikiran, hati nurani, dan hawa nafsu.ketiganya ini harus barjalan
dengan seimbang dan saling mengendalikan satu sama lain untuk menjadikan
karakter yang baik pada manusia tersebut.Maka, manusia semasa hidupnyadalam
setiap pekerjaan dan kegiatannya selalu menggunakan ketiga unsur tersebut,sejak
dilahirkan, manusia tentu saja telah memilki karakter bawaan dari orang tuanya,
dan memiliki berbagai macam pengalaman semasa hidupanya samapi dia dewasa. Hal
inilah yang menyebabkan timbulnya pandangan hidup yang berbada – beda pada
setiap orang.
Pandangan hidup adalah sikap manusia yang paling mendasar
dalam menyikapi setiap hal yang terjadi dalam hidupnya, baik itu berupa
masalah, tugas, tantangan dan segala yang dilakukannya manusia pasti mempunyai
pandangannya masing – masing. Saya sebagai makhluk Tuhan yang beragama meyakini
bahwa Tuhan itu ada,dan sangat berperan penting dalam kehidupan.banyak hal –
hal yang tidak bisa dijelaskan dengan akal sehat di dunia ini, karena memang
hal tersebut tidak akan bisa kita pikirkan dengan pikiran kita yang
terbatas.hal inilah yang kita sebut sebagai iman.banyak orang yang
mempertanyakan tentang kepercayaan orang lain yang tidak bisa diterima dengan
akal sehatnya. Jawabannya adalah iman.karena iman adalah dasar dari segala
sesuatu yang kita harapkan dan bukti dari segala sesuatu yang tidak kita
lihat.sama halnya seperti rasa sakit, cinta, dan kasih, yang kita tidak dapat
mengetahui seperti apa wujudnya, dan tidak dapat kita pikirkan dengan akal
sehat tetapi kita mempercayai keberadaan hal tersebut.
Menurut
asalnya pandangan hidup dibagi menjadi 3 yaitu :
1. Pandangan hidup yang berasal
dari agama,
2. Pandangan hidup yang berupa
ideologi, dan
3. Pandangan hidup hasil renungan.
·
Pandangan
hidup terdiri dari 4 unsur antara lain :
1. Cita – Cita yang diinginkan
dapat diraih dengan usaha dan perjuangan,
2. Berbuat baik dalam segala hal
dapat membuat seseorang merasa bahagia, damai, dan tentram,
3. Usaha atau perjuangan adalah
kerja keras yang dilandasi oleh keyakinan, dan
4. Keyakinan dan kepercayaan
adalah hal yang terpenting dalam hidup manusia.
Dalam perjuangan menuju kehidupan yang lebih sempurna,
sebagai makhluk Ciptaan Tuhan Yang Maha Esa. Manusia memerlukan nilai-nilai
unsure yang akan dianutnya sebagai pandangan hidup-nilai luhur adalah tolak
ukur kebaikan yang berkenan dengan hal-hal yang bersifat mendasar atau abadi
dalam hidup manusia. Seperti tentang cita-cita dan tujuan yang hendak dicapai
dalam hidup ini.
Lembaga Yang Mewujudkan Pandangan Hidup
Fungsi lembaga-lembaga yang dibentuk manusia adalah
sebagai instrument, sarana, dan wahana untuk mewujudkan pandangan kehidupan
adalah sekedar merupakan konsepsi yang bersifat abstrak, tanpa daya untuk
mewujudkan dirinya dalam kenyataan.
Sebagai makhluk sosial manusia tidaklah mungkin hidup
menyendiri. Oleh karena itu, setiap manusia pribadi hidup sebagai bagian dari
lingkungan social yang lebih luas, secara berturut-turut lingkungan keluarga,
lingkungan masyarakat dll.
Manusia dan Harapan
Pengertian Harapan
Setiap manusia mempunyai harapan yang berbeda-beda.
Manusia tanpa adanya harapan berarti manusia itu mati dalam hidup. Orang yang
meninggal sekalipun mempunyai harapan, biasanya berupa pesan-pesan kepada ahli
warisnya. Harapan tersebut tergantung pada pengetahuan, pengalaman, lingkungan
hidup, dan kemampuan masing-masing. Berhasil atau tidaknya suatu harapan
tergantung pada usaha orang yang mempunyai harapan itu sendiri. Harapan berasal
dari kata harap yang berarti keinginan supaya sesuatu terjadi, sehingga harapan
berarti sesuatu yang diinginkan dapat terjadi. Dengan demikian harapan
menyangkut masa depan kita.
Makna Kepercayaan
Makna Sebuah Kepercayaan sebuah kepercayaan akan sangat
berarti apabila di setiap insan manusia tanpa saling mencurigai antara satu
dengan lainnya, sebuah kepercayaan akan dapat terjalin hingga waktu yang
panjang apabila disaat awal menjalin kepercayaan tak ada yang membuat sebuah
kekecewaan. sebuah kepercayaan ( TRUST ) sangat sulit di peroleh namun sebuah
kepercayaan sangat mudah di hancurkan hanya dengan melakukan sebuah kesalahan
saja. sebuah kepercayaan didalam bermitra bisnis sangatlah penting demi dapat
terjalinnya hubungan mitra bisnis yang lancar dan baik meski waktu perjanjian
kontrak telah berakhir namun tetapi bila kepercayaan telah terbentuk karena
integritas,kapabilitas,dan loyalitas diri kita terhadap isi suatu nilai kontrak
maka tak perlu kita bersusah2 untuk mencari klien namun klien kita tersebut
yang akan mencarikan klien untuk kita begitu juga keadaan sebaliknya apabila
kita telah banyak membuat kecewa para customer kita maka yang akan terjadi
adalah citra nama perusahaan kita karena didalam suatu garis unit usaha bisnis
telah terkotak - kotakkan sesuai kemampuan yg dimiliki dan produk yang
dihasilkan sehingga dengan sangat mudah informasi atas hasil kinerja perusahaan
kita terblowup ke kalangan para pengusaha sejenis dan sangat bahaya sekali
apabila tersyiarkan hingga ke masyarakat umum oleh karena itulah diciptakan
undang - undang pencemaran nama baik
Daftar Pustaka :
Tidak ada komentar:
Posting Komentar