Pengalaman pribadi mengenai sikap “Membangun
Motivasi Diri Sendiri”
Nama
saya Agung Kurniawan dari universitas gunadarma, di sini saya akan mencoba
untuk bercerita tentang pengalaman pribadi saya mengenai cara untuk memotivasi
diri sendiri berdasarkan pengalaman pribadi. saat saya duduk di bangku sekolah
dasar (SD) saya sangat menyukai bermain game, di jaman saya game dulu hanya ada
nintendo dan playstation yang saya tau. Saking seringnya saya bermain game,
saya jadi jarang belajar alhasil setelah lulus sd nilai saya buruk yang
mengharuskan saya masuk Sekolah Menengah Pertama (SMP) swasta padahal saya
menargetkan untuk masuk negeri. Kemudian saya memotivasi diri saya dengan cara
mengembangkan tujuan saya, dari yang tadinya hanya masuk negri saja, menjadi
masuk negri dengan lulusan terbaik dan mendapatkan jurusan (IPA) Ilmu
Pengetahuan alam walaupun kedengaranya susah dan tidak lupa juga di bekali
dengan belajar yang giat.
Ketika menginjak di bangku Sekolah Menengah Atas (SMA)
akhirnya, tujuan saya berhasil tercapai yaitu masuk SMA negri jurusan Ilmu
Pengetahuan Alam(IPA), walaupun tidak menjadi lulusan terbaik. Karena mendapatkan
jurusan IPA saya di beri hadiah motor oleh orang tua saya. Ketika masuk sma
saya mulai ketagihan bermain game kembali, seiring perkembangan jaman,
orang-orang yang tadinya bermain game playstation beralih menjadi bermain game
online yang ada di komputer, saya pun juga bermain game komputer dan
menghabiskan banyak uang. Saya pun juga jadi sering bolos sekolah akibat
bermain game online di warung internet (Warnet) .Siang malam saya habiskan
waktu untuk bermain game online yang mengharuskan saya masuk rumah sakit,
karena menderita demam berdarah. Karena pertama kalinya saya masuk rumah sakit,
jadi saya sangat takut apalagi penyakit demam berdarah banyak memakan korban. Karena
sel keping darah merah (Trombosit) saya yang terus menurun di situ lah saya
terpikir jika ajal menjemput saya. Dari pikiran tersebut saya jadi termotivasi
untuk berbuat hal yang baik-baik kalau saya sembuh nanti. Jadi intinya
berpikiran yang buruk juga dapat menimbulkan motivasi. Ketika saya sembuh
mencoba untuk melakukan hal-hal yang baik walaupun pelan-pelan. Pertama dengan
cara mulai mengurangi main game online. Kemudian rajin beribadah di masjid
Ketika lulus SMA saya meneruskan pendidikan saya ke jenjang
yang lebih tinggi lagi yaitu Perguruan tinggi, saya coba mendaftar ke perguran
tinggi negri yaitu (UNY)Universitas Negri Yogyakarta, (Unbraw)Universitas
Brawijaya Malang dan (UNJ)Universitas Negri Jakarta. Dari semua universitas
negri yang saya daftarkan semua nya jurusan di bidang IPA. Ketika ujian masuk
perguruan tinggi datang saya mengerjakan soal-soal tersebut kurang maksimal,
yang mengakibatkan saya gagal mendapatkan universitas negri tersebut, jadi apa
boleh buat saya masuk Universitas swasta dan saya memilih Universitas Gunadarma
jurusan Teknik Informatika (TI). Mengapa saya memilih jurusan tersebut, karena
jurusan TI adalah jurusan terbaik di universitas tersebut dan saya sangat
menyukai game. Pertengahan semester 1 saya merasa kurang cocok di jurusan ini
karena pelajaranya yang susah, memang ini semua salah saya, karena saya memilih
jurusan ini hanya karena saya cuma suka bermain game,harusnya saya mencari-cari
info terlebih dahulu tentang bagaimana pemblajaran di jurusan TI. Dari keterpurukan
itu muncul motivasi bahwa “saya harus bisa” saya tidak boleh kalah dengan yang
lain. Cara mewujudkan motivasi itu adalah dengan cara belajar dengan giat dan
tetap fokus. Setelah tingkat 2 saya mendapatkan banyak teman baru karena,
kelasnya di acak lagi. Di kelas yang baru ini saya banyak menghabiskan waktu
untuk berkumpul dengan teman setiap hari hingga larut malam. Kemudian saya
menjadi jarang masuk kelas praktikum yang mengakibatkan nilai saya di tingkat 2
ini buruk.
Ketika masuk ke tingkat 3 saya harus bangkit dan
memperbaiki nilai-nilai saya yang buruk, saya memotivasi diri saya untuk
meninggalkan teman-teman saya yang tidak dapat membatu saya untuk menjadi lebih
baik lagi. Karena teman yang baik pasti akan mendorong kita untuk menjadi yang
lebih baik dan banyak motivasi. Jadi intinya motivasi ini bisa datang dari
hal-hal yang tidak terduga, atau bahkan hal-hal yang di anggap tidak penting,
oleh karena itu motivasi lah diri anda sendiri agar berguna bagi orang-orang di
sekitar anda. Jangan lupa juga untuk terus berusaha agar menjadi pribadi yang
lebih baik lagi serta banyak berdoa.